Memotret merupakan salah satu kegiatan yang diminati akhir-akhir ini. Orang semakin mudah melakukan kegiatan ini setelah teknologi digital berkembang pesat.
Kegiatan memotret tidak terlepas dari alat yang digunakan, yaitu kamera. Kamera adalah sebuah alat yang paling populer saat ini, khuhsunya dalam kegiatan fotografi. Istilah "kamera" berasal dari camera obsura yang berarti ruang gelap. Di dunia fotografi, kamera merupakan alat yang mempunyai fungsi merekam suatu bayangan kemudian ditaruh pada lembaran film.
Kamera untuk memotret memiliki berbagai bagian penting, yaitu:- Badan Kamera. Adalah ruangan yang kedap cahaya dan satu-satunya tempat yang merupakan jalan masuk sebuah cahaya. Setelah menempati badan kamera, cahaya akan difokuskan oleh lensa agar dapat membakar film. Di dalam badan kamera biasanya terdapat tombol pengatur, yaitu :
- Apperture (pengaturan diafragma): Lubang tempat cahaya masuk ke dalam kamera dari lensa ke atas film.
- Shutter Speed: Rentang waktu saat shutter di kamera anda terbuka atau waktu dimana 'sensor' kita melihat subjek yang akan kita foto. Gampangnya, shutter speed adalah waktu antara kita memencet tombol shutter dikamera sampai tombol ini kembali pada tombol semula.
- Blitz : Lampu kilat atau flashgun.
- Tripod : Kaki-tiga. Suatu alat yang digunakan untuk menyangga kamera yang berbentuk kaki-tiga, yang dapat dipanjangkan dan dipendekkan sesuai keinginan (terbatas). Biasa digunakan untuk membantu mengatasi goyang saat melakukan pemotretan yang menggunakan lensa telefeto.
- Lightmeter : Pengukur kekuatan sinar. Biasa dipakai dalam pemotretan untuk menentukan besar diafragma atau kecepatan pada suatu kondisi pencahayaan.
- Pengaturan ISO/ASA Film : ISO singkatan dari International Standard Organization, yaitu badan yang berwenang memberikan standar untuk kategori film yang digunakan di dunia fotografi. ASA singkatan dari American Standar Assotiation. Digunakan untuk menyebut standar kepekaan film. Pengertiannya sama dengan ISO, tapi istilah ASA semula umum dipakai diwilayah AS.
- Sistem Lensa. Didalam kamera, sistem lensa biasanya berada didepan kotak. Sistem ini terdiri dari sebuah lensa tunggal yang terbuat dari plastik atau kaca. Proses menghalangi cahaya ini disimbolkan dengan huruf F. Semakin besar F-nya maka semakin kecil tingkat penghalangnya.
- Kamera dengan lensa sudut besar. Kamera jenis ini mempunyai jarak fokus yang paling kecil.
- Kamera dengan lensa sudut kecil. Kamera jenis ini mempunyai jarak fokus yang paling besar.
- Kamera dengan lensa variabel. Kamera jenis ini memiliki jarak fokus yang dapat diubah-ubah atau disesuaikan dengan kebutuhan.
- Pemanti Potret. Tombol ini biasanya diletakkan dibelakang lensa. Beberapa kamera menyediakan mekanisme dengan pengaturan waktu yang digunakan untuk mengubah sesuatu yang merupakan bukaan shutter.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar