Minggu, 25 November 2012

10 Aksesoris Fotografi Yang Perlu dimiliki

Haiiii .. lama tak berjumpa, kangen juga sama blog ini untung gak jamuran yaa :D 
udah lama gak posting *memang karena gak ada ide sih* wkwk ... okee kali ini aku akan posting something yang masih berhubungan dengan fotografi,  you-know-lah i love it so muchhhh !!! 
gak usah panjang lebar , langsung aja kalii yeee ..
check this out guys !!

Mempunyai SLR itu pasti menyenangkan banget, terutama yang memang suka dan hobby didunia fotografi. Tapi kamera juga harus didukung oleh aksesoris yang baik agar kita dapat menggunakannya dengan maksimal. Berikut ini 10 aksesoris yang harus dimiliki oleh fotografer:

1. Tas Kamera
Awal memiliki kamera biasanya fotografer pemula mengabaikan hal ini dan memandangnya kurang perlu, asal bisa masuk kamera cukup. Padahal alangkah baiknya kita membeli tas yang dapat memuat kamera sekaligus setidaknya 2 lensa cadangan, hal ini untuk jaga-jaga apabila hobi fotografi kita berlanjut sehingga hemat dalam jangka panjang. Lagi pula harga tas kamera merk lokal tidak terlampau mahal dan harganya tidk beda jauh dengan tas yang hanya muat kamera saja.
Kami sarankan beli lah tas kamera ransel dengan anti air karena dapat digunakan juga sehari-hari. Tolak lah mentah-mentah penawaran dari toko untuk tas kamera selempang yang kecil, kecuali dapat gratis atau harganya sangat murah. Apalagi tas tersebut ada merk kameranya maka harusnya dapat gratis, tas bermerk kamera kurang nyaman dan aman karena ketahuan kalau isinya kamera. Memiliki tas kamera adalah harus. Harga sekitar 200 ribu hingga jutaan.

2. Cleaning kit
Perangkat bersih-bersih kamera dan lensa wajib dimiliki. Yang perlu dibeli adalah blower yang besar dan lap halus juga bisa ditambahkan lens pen. 200 ribu harusnya kita sudah mendapatkan cleaning kit yang baik.

3. Memori cadangan
Saat ini beli lah memori minimal dengan kapasitas 4GB, disarankan beli memori kecepatan tinggi 8GB, misalnya Sandisk Ultra. Sangat disarankan memiliki 2 memori kamera atau lebih. Biayanya ratusan ribu, tergantung merk, kecepatan dan kapasitas.

4. Baterai cadangan atau Body Grip (BG)
Fotografer yang suka ikut event apalagi kalau suka plesir ke luar kota perlu memiliki baterai kamera cadangan. Hal ini untuk memastikan kita tetap terus dapat foto sampai akhir acara karena mencari sumber daya/listrik untuk cas akan sangat merepotkan.
Body grip kamera adalah opsional, sebagian besar fotografer tidak memerlukannya. Namun body grip atau BG dapat memastikan kamera kita memiliki baterai cadangan yang langsung siap digunakan. Juga membantu pemotretan dengan orientasi kamera tegak lurus karena ada pegangan dan tombol jepret tambahan. Batere cadangan sekitar 300 ribu, beli lah yang orisinil; sedangkan body grip kamera di atas 500 ribu hingga 2 juta atau kurang.

5. Tripod atau monopod
Wajib bagi fotografer yang suka landscape/pemandangan, arsitektur atau foto malam hari. Tripod dengan tiga kakinya menjamin kita dapat menggunakan shutter speed serendah mungkin tanpa khawatir goyang dan bisa mempermudah kita untuk memotret dengan timer karena kamera diletakkan pada tripod yang stabil.
Monopod hanya memiliki satu kaki, alternatif bagi fotografer yang tidak mau repot membawa tripod. Tetapi monopod tidak akan bisa menggantikan fungsi tripod. Namun lumayan membantu untuk mengurangi goyang dan jauh lebih fleksibel. Cara memilih tripod yang baik dan maksimal dibahas di artikel lain, setidaknya beli lah tripod atau monopod di kisaran harga 700 ribu atau lebih (ada yang harganya sampai 10 juta).

6. Reflektor
Ini adalah asesoris fotografi yang nyaris harus dimiliki, karena harganya murah hanya kisaran 200 ribu tetapi dapat membantu menghasilkan foto yang lebih baik. Pilih lah reflektor dengan multi warna, putih, silver, dan gold dengan ukuran minimal 50cm. Reflektor dapat membuat obyek foto lebih terang tanpa harus memiliki flash tambahan yang harganya relatif mahal. Jenis-jenis reflektor dan cara penggunaannya dibahas di artikel alat fotografi.

7. Filter lensa dan hood
Filter lensa harus dimiliki terutama untuk tujuan melindungi lensa, cari lah yang dilabel sebagai lens protector bening/clear tanpa embel-embel UV karena biasanya kualitas materialnya lebih baik. UV filter secara teknis sudah tidak berfungsi untuk kamera digital karena kamera telah memiliki filter UV internal; tetapi menggunakan UV filter harusnya tidak mengganggu kinerja lensa. Beli lah filter di harga kisaran 200 ribu atau lebih, filter kelas atas bisa berharga 3 juta atau lebih mahal; Filter yang buruk akan menurunkan kualitas gambar foto, buram atau justru menghasilkan pantulan sinar ke dalam lensa yang menciptakan ghosting. Jenis-jenis filter dan fungsinya dibahas di Mengenal filter lensa fotografi.
Hood lensa mungkin tidak perlu dibeli, pasanglah selalu pada lensa bila mungkin untuk melindunginya dari benturan dan mengurangi refleksi atau pantulan sinar matahari dan lainnya. Sedapat mungkin beli yang asli karena desainnya lebih presisi dibanding merk pihak ketiga. Jika mendapatkan lens hood yang buruk, bisa jadi nanti sebagian dari lens hood tersebut terekam pada foto.

8. Strap kamera
Strap kamera yang didapat gratis dalam paket penjualan kamera sudah cukup baik. Strap bisa dijadikan pengaman tambahan untuk menggantung kamera di leher atau melilitkannya di tangan saat dipegang. Strap bawaan kamera kurang nyaman digunakan untuk jangka waktu lama apalagi di leher. Bagi fotografer yang sangat sering berada di lapangan atau suka beraksi di jalanan pasti mempertimbangkan strap yang lebih lebar dengan karet, lapisan lembut dan desain yang memungkinkan untuk aksi cepat. Harga strap yang tergolong mewah hanya ratusan ribu rupiah.

9. Flash eksternal atau lampu kilat
Flash yang dimaksud adalah flash tambahan seperti Nikon SB-700 dan SB-900 atau Canon Speedlite EX. Flash pop up yang tertanam di kamera powernya sangat kecil dan kurang fleksibel karena sinarnya sulit untuk dipantulkan dan diarahkan. Investasi di flash cukup mahal tetapi jangka panjang karena dapat berusia 5 tahun lebih, tergantung pemakaian dan perawatan. Harga flash yang satu merk dengan kamera, Nikon atau Canon sekitar 2 sampai 4 juta.

10. Dry box
Kamera dan lensa perlu dirawat dengan baik, dibersihkan dan disimpan rapi. Dry box menjaga kamera dan lensa dari debu dan jamur. Perlu dicatat, biaya pembersihan lensa dari jamur akan sangat mahal dan membuat lensa menjadi kurang tajam lagi. Minimal gunakan media penyimpanan rumah tangga kedap udara (puluhan ribu rupiah), idealnya membeli dry box khusus kamera yang dapat memuat setidaknya 3 lensa (sekitar satu jutaan lebih).
Asesoris kamera yang wajib dimiliki adalah tas, cleaning kit dan filter proteksi lensa. Silahkan menambahkan satu per satu seiring kebutuhan fotografi kita.

Beritahu teman segera!
(sumber: www.kerlip.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar